Selasa, 26 Maret 2013

Gowes Ke Obyek Wisata Curug Banyunibo dan Curug Pulosari Desa Wisata Krebet


Obyek Wisata Curug Banyunibo dan Curug Pulosari berada di Dusun Krebokan Kulon, RT 02, RW 05, Desa Sendangsari, Kec. Pajangan, Kab. Bantul, DI Yogyakarta. Rute perjalanan bisa ditempuh menggunakan mobil, sepeda motor ataupun sepeda tentunya. Angkutan umum belum tersedia, Jangan juga menggunakan Bus... Ga bisa masuk ke lokasi.. 

Minggu 24 Maret Clubpon+ berduabelas berhasil sukses Gowes ke Curug Banyunibo. Oh, ya... berusaha kami cari lokasi tepat dari Curug Banyunibo di Wikimapia.org belum juga ketemu. Susah. Ga kliatan. Tapi alhamdulillah, titik titik awal menuju Curug Banyunibo sudah ada. Sebelumnya, Clubpon+ juga sudah ke Curug Pulosari. Berberapa, lupa :D

Rute ke Curug Banyunibo dan ke Curug Pulosari setidaknya bisa diambil 3 rute :

  • Dari perempatan Kantor Kelurahan Bangunjiwo, ke barat, menyusuri jalan aspal. Sambil Gowes, amati terus ya, sampai ketemu plang "Desa Wisata Krebet". 
  • Bila sudah ketemu, ikuti arah ke Krebet. (Ambil jalan ke kiri)
  • Susuri saja jalan naik turun sampai ketemu pertigaan jalan dengan pohon di tengah jalah. Ambil jalah arah ke kiri.
  • Sebentar lagi tanjakan habis kok, :)
  • Susuri terus sampai ketemu Patung Semar. Eh.. masih terus saja ya... 
  • Perhatikan di kiri jalan ada Kuburan. Nah diseberang kanan ada jalan conblok. Masuk jalan itu. Hati hati, ya... remnya di siapin...
  • Bila lurus terus mengikuti jalan conblok, goweser akan sampai ke Curug Pulosari.
  • Setelah perempatan pertama, lalu tanjakan kemudian ada pertigaan, ambil kiri. Susuri saja jalan tersebut, tapi akan lebih baik kalau bertanya ke warga arah ke Curug Banyunibo.
  • Dari Pertigaan Utara LP Pajangan, ke barat menyusuri tanjakan aspal lumayan panjang. Sampai ketemu Sekolah Dasar Beji di kiri jalan, eh perempatan jalan tepatnya. Di perempatan ambil jalan ke kanan, menyusuri jalan aspal. 
  • Susuri terus sampai ketemu kuburan di sebalah kanan jalan. Awas, kalau sudah sampai patung semar berarti kebablasen...
  • Di seberang jalan tepat sebelum kuburan ada jalan conblok. masuk jalan itu dan hati hati ya, remnya disiapin...
  • Bila lurus terus mengikuti jalan conblok, goweser akan sampai ke Curug Pulosari.
  • Setelah perempatan pertama, lalu tanjakan kemudian ada pertigaan, ambil kiri. Susuri saja jalan tersebut, tapi akan lebih baik kalau bertanya ke warga arah ke Curug Banyunibo.
  • Ini adalah rute minim tanjakan, tapi berbonus bau kandang ayam baik petelur maupun potong. Rute ini mengambil arah dari sebalah timur Kantor Kecamatan Pajangan tepatnya jalan Conblok disebelah timur Jembatan Kamijoro Sendang Sari Pajangan. Masuk ke utara, Susuri jalan tersebut, sambil tanya tanya ke warga, kemana arah ke Curug Banyunibo. Yang jelas ikuti saja, jangan ambil tanjakan ke kanan.. kecuali tanjakan ke lokasi Curug Banyunibo. 
Patung Semar Itu



Sesi Penyotrekan Di Curug Pulosari


 Di pelataran sebelah atas Curug Pulosari

Aliran Sungai Di Atas Curug Pulosari

Jalan Turun Ke Curug Pulosari

Curug Pulosari
 
Ayo balik cah, dituntun, blusukan iki .. :)

Sesi Penyotrekan Di Curug Banyunibo...




Curug Banyunibo


Curug Banyunibo

Suasana Komplek Curug Banyunibo

Di Curug Banyunibo, setiap hari libur, karang taruna setempat akan meminta goweser untuk parkir sepeda sekitar 100 meter dari lokasi. Tetapi sebenarnya, kita bisa masuk ke lokasi dengan membawa sepeda kok. Sehingga kalau mau narsis pakai sepeda di air terjunya, bolah boleh saja.  Tidak ada kutipan untuk masuk ke air terjun. Tapi sebaiknya, tetap saja membayar biaya parkir sepeda ke mereka. Toh untuk pengembangan fasilitas di sana juga. Informasi terkahir, pada Maret 2013, pengunjung Curug Banyunibo sudah mencapai 800 an, pada tiap tiap hari libur.

Tips bagi yang ingin naik ke bagian atas air terun, sendal atau sepatu sebaiknya dilepas. Oh ya, jalan naik maupun turunnya, ikuti aliran air ya. Karena ga licin. Kalau yang tidak ada aliran airnya, malah licin lho. Kemarin saja ada seorang pengunjung terpeleset. 

Anda orang Jogja? Kunjungi dua Curug ini, Curug Banyunibo dan Curug Pulosari. Untuk foto Prewed juga bagus lho.. Salam Gowes dari Clubpon+

Label: , , , , ,

Senin, 25 Maret 2013

Gowes Ke Obyek Wisata Candi Banyunibo

Wisata Candi Yogyakarta. Candi Banyunibo mempunyai ati "air meneteskan diri" merupakan peninggalan Peradaban Agama Budha dari abad IX. Stupa di puncak Candi Banyunibo mewakili Ciri Khas Agama Buda. Candi Banyunibo juga dikenal sebagai "Si Sebatang Kara Banyunibo". Ini disebabkan letaknya yang menyendiri di tengah persawahan serta terpisah dari situs candi lainnya. Candi banyunibo berada di sebelah selatan Dusun Cepit, Kelurahan Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.
Inilah Rute Gowes blusukan  ke Candi Banyunibo:
  • Dari selatan dari pertigaan pasar Piyungan jalan Jogja Wonosari, ambil arah ke kiri (ke utara) menyusuri jalan Piyungan - Prambanan
  • Dari utara dari pertigaan pasar Prambanan ambil arah ke kanan (ke selatan) menyusuri jalan Prambanan - Piyungan. Awas lho ya. harus sudah melewati bukit di kiri jalan, dimana Candi Ratu Boko berada.
  • Setiap sampai pertigaan, lihat papan nama #halah iklan banget!
  • Ketika ketemu papan nama penunjuk arah gowes ke Candi Ratu Boko, ikuti papan nama (ke Timur)
  • Setelah ketemu papan nama lagi, di perempatan, yang ke kiri gowes ke Candi Ratu Boko dan gowes ke Candi barong, yang ke kanan gowes ke Candi Ijo serta yang lurus gowes ke Candi Banyunibo.
  • Karena kita mau gowes ke candi Banyunibo, ya kita ikuti yang jalan yang lurus ke timur. Setelah sampai ke Komplek Sekolah Dasar, di sebelah timurnya, belok ke kanan. 
  • Nahm tuh, sampai ke Candi Banyunibo, si sebatang kara. Tapi di mana Air yang meneteskan diri itu ya?
Candi Banyuibo Dari Sisi Timur Laut

Candi Banyunibo Dari Sisi Utara


Lima Warga CLUBPON+ di gerbang Candi Banyunibo.
Eh, satunya ga kliatan, kebagian nyotrek... :)

 Dari sisa reruntuhan di sekitar candi utama, diperkirakan terdapat 6 candi perwara (candi pendamping) berbentuk stupa berdiameter 5m di sebelah selatan dan timur. Penyusun candi perwara ini tidak terbuat dari batu andesit tetapi dari batu putih yang mudah sekali aus. Candi utama Banyunibo sendiri menghadap ke barat.

Mengunjungi Candi Banyunibo saja, kayaknya kok tidak asik. Disarankan sebelum ke Candi Banyunibo, Anda juga Gowes ke Candi Ratu Boko atau ke Candi Barong. Atau kalau dijadwal kan seharian, bisa langsung gowes ke Candi Banyunibo, diterukan ke Candi Ratu Boko, dan ditutup dengan Candi Barong

Bicara soal Banyunibo, ada juga Grojogan atau Curug Banyunibo yang berada jauh berkilo-kilo meter dari Candi Banyunibo. Grojogan atau Curug Banyunibo ada di Wilayah Desa Krebet, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul.  Gowes ke Curug Banyunibo, mengasikkan juga... Salam CLUBPON+



Label: , , , , , , ,